Kamis, 02 Februari 2012

Pertolongan Keluarga

  Pertolongan Keluarga

1. Prinsip Kerja Seorang Pelaku PK :
a. Sikap yang baik seorang Pelaku PK penting untuk memberi kesan baik tentang kepribadiannnya:
* Berperikemanusiaan
* Bertanggungjawab
* Selalu mengutamakan kepentingan si sakit
* Selalu bersikap terbuka
b. Menunjukan kemanuan kerja dengan tenang, cepat dan tanpa ragu-ragu.
c. Mempunyai sifat ramah, selalu senyum, bersedia untuk mendengarkan keluhan dan mampu menenangkan si sakit.
d. Berfikirlah sebelum bertindak atau bekerja
e. Pengamatan serta informasi yang berwenang sangat bermanfaat dan membantu dalam
menjalankan tugas perawatan
f. Jagalah kebersihan lingkungan dan ruangan di sakit dengan tidak mengabaikan kebersihan diri sendiri.
g. Catatlah selalu hasil pengamatan dan perawatan secara singkat jelas
h. Usahakan agar tidak menambah penderitaan si sakit
i. Jangan bertindak menyimpang dari peraturan dan perintah dokter/ petugas kesehatan.
j. Jika perlu untuk merujuk si sakit ke puskesmas atau rumah sakit, persiapkan dengan baik, baik keperluan orang sakit juga transportasi.
k. Selalu menjaga kerahasiaan medis pasien.

2. Menyebutkan peralatan PK

a. Peralatan yang diperlukan untuk PK tidak perlu sama dengan yang ada di rumah sakit,
dengan peralatan sederhana kita dapat menolong orang sakit. Peralatan yang digunakan
dapat menggunakan peralatan yang ada atau improvisasi.
b. Perlengkapan PK sederhana :
Bagi Pelaku PK
* Celemek
* Peralatan mencuci tangan
Bagi orang sakit
* Peralatan tempat tidur
* Peralatan mandi
* Peralatan buang air kecil, buang air besar (bak, bab)
* Peralatan mencuci rambut
* Peralatan memelihara mulut
* Peralatan makan
* Peralatan medis (termhometer, tensi meter, perban & plester)
* Peralatan Kompres (kantong es/kompres dingin, kantong air panas/ kompres panas),
* Bahan lain yang diperlukan : Talk, minyak pelumas & cream pelembab kulit.
* Desinfectant / cairan pensucihama & antiseptict

3. Kebersihan diri :

Kebersihan diri merupakan faktor penting dalam usaha pemeliharaan kesehatan.
Menjaga kebersihan diri berarti juga menjaga kesehatan secara umum .
Kebersihan diri meliputi :
o Mandi setiap hari secara teratur dengan menggunakan air bersih dan sabun
o Mencuci rambut secara teratur dengan sampo minimal 1 minggu dua kali dan disisir
dengan rapih.
o Tangan harus dicuci sebelum menyiapkan makanan dan minuman, sebelum makanan,
sesudah bab dan bak.
o Kuku digunting pendek dan bersih.
o Kaki dirawat dengan baik dan teratur ,pakailah sepatu yang cocok ukurannya.
o Sikat gigi 3X sehari pagi dan sore dan sebelum tidur.
o Pakaian perlu diganti setiap habis mandi dengan pakaian yang dicuci bersih.

4. Kebersihan Lingkungan :

Kebersihan lingkungan adalah suatu usaha menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah penularan penyakit.
Penularan penyakit terjadi bila ada hubungan antara 3 mata rantai yaitu :
o Sumber Penyakit
o Perantara Penyakir
o Orang yang lemah/peka terhadap serangan penyakit
Kebersihan lingkungan dapat dicapai :
o Rumah harus sehat dan terpelihara, harus memiliki jendela sehingga memperoleh udara
cukup dan segar, juga agar sinar matahari dapat masuk.
o Hewan peliharaan tidak berkeliaran di dalam rumah atau di tempat anak bermain terutama hewan yang berkutu.
o Sediakan tempat sampah yang tertutup dan buang sampah pada tempatnya.
o Jaga kebersihan sumber air (sumur), MCK dan lingkungannya.
o Hindari genangan air/air hujan di sekitar rumah.
o Air limbah diusahakan lancar alirannya.

5. Imunisasi :

Imunisasi merupakan suatu cara untuk memberikan kekebalan pada seseorang terhadap suatu
penyakit yang terjadi, sebagai akibat dari pemberian melalui mulut/penyuntikan kuman
penyebab penyakit yang telah dilemahkan/mati sehingga tubuh dirangsang untuk membentuk
zat penolakannya.
Macam imunisasi
a. BCG : Mencegah penyakit TBC
b. DPT : Mencegah penyakit difteri, pertusis (batuk rejan) dan tetanus.
c. Polio : Mencegah penyakit poliomyelitis
d. Campak : Mencegah penyakit campak
e. Hepatitis B : Mencegah penyakit Hipatitis B

6. ASI :

ASI yang baik dimulai dari pemberian ASI secara eksklusif (hanya ASI yang diberikan, tanpa tambahan apapun) untuk bayi berusia 4 bulan pertama.
Yang terbaik adalah jika ASI terus diberikan selama 2 tahun atau lebih.
o Anak yang disusui mempunyai peluang terbaik untuk pertumbuhan dan selalu sehat serta
kuat.
o Hanya ASI yang dibutuhkan oleh bayi berusia 4 – 6 bulan
o Dalam usia 4 – 6 bulan tidak dibutuhkan tambahan air atau cairan-cairan lain.
o ASI adalah makanan alami, selalu bersih, dapat dicerna dan tidak pernah terlalu panas
atau terlalu dingin.
o ASI melindungi bayi dari infeksi dan penyakit-penyakit lain seperti diare dan radang
paru-paru.
o Menyusui bayi menolong para ibu membuat jarak kehamilan anak-anak mereka tanpa
menggunakan kontrasepsi.

7. GIZI :

a. Zat gizi merupakan kebutuhan sehari-hari, berupa makanan yang terdiri dari bahan-bahan
yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur.
* Sumber Zat Tenaga / Kalori / Karbo hidrat :
Beras, jagung, kentang, ubi, singkong, dll
* Sumber Zat Pembangun / Protein / zat putih telur :
Telur, daging, ikan, udang.
* Sumber Zat Pengatur (Air, Vitamin & mineral ):
Buah-buahan, sayur-mayur.

b. Gizi kurang dapat mengakibatkan :

i. Kurang kalori protein
ii. Kurang darah / anemia
iii. Kekurangan vitamin
iv. Gondok (karenan kekurangan yodium yang dapat menyebabkan gangguan
pertumbuhan fisik dan mental).

Tanda-tanda kekurangan gizi :

* Bengkak kaki, tangan atau bagian tubuh lainnya
* Berat badan sangat kurang
* Wajahnya sembab dan pucat
* Rambut tipis seperti rambut jagung
* Ototnya kendur
** Wajahnya seperti orang tua
** Kulit keriput
** Kadang-kadang gelisah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar